Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

dunia yang menipu kelabu

4:16:00 AM Add Comment
Hidupku terlena di dunia.,.,.hari-hari ku tidak terlewatkan dari dosa,,aku termasuk laki-laki yang merugi di dunia ini,,,,dalam pikiranku cuman kebahagian dunia,.,.,.tak pernah ku memikirkan akirat,.,..padahal sebelumnya aku adalah orang yang taat pada agama,.,.tp setelah aku merasakan apa yang di larang di agama, mau keluar kog g bisa.sulit ku meninggalkan kehidupan bejat ini, mau curhat sama siapa juga g ada.,.,.sampai suatu saat aku pernah berfikir , apa perlu aku hijroh/pergi dari kampung kelahiranku tuk perbaiki ni semua,.,.,.heheh hijroh.,.,.sapa saja yang baca solusi tolong ya!!!

Kadang aku juga di ingatkan sih sama temen-temenku, apa yang kau cari di dunia fana ini??? aku jawab kesenangan,.,..apa pernah kau pikirkan kelak kau mati bagaimana??? aku jawab sampai-sampai aku gak pernah memikirkan itu.dia cuman jawab , Ooo yaudah kalu gitu..tapi setelah itu aku selalu berfikir, tu pertanyaan selalu menghantui aku, Ooo iya aku kan juga akan mati, trus gimana nanti kalu aku mati???aku belum siap, aku gak punya bekal buat di akirat.. saat ini aku bingung, kepengen kembali ke jalan yang benar tapi sulit, selalu ada godaannya!!




syarat-syarat di trima google adsense setelah aku teliti

2:01:00 AM Add Comment
 Sudah berkali-kali ni akun saya daftarin ke google adsense,,t papa daya selalu di tolak.,.,heheh maklum lah masih newbie alias cupu.,..klu melihat temen2 blogger yang sudah adsense saya merasa iri,.,.,.sebenere punyak aq sudah saya daftarin ke PPC dan lainnya.,.tp g ada hasil,,,

Tp saya tidak pernah menyerah, ni saya mulai menyimpulkan, semoga saja saya dan yang baca artikel ini bisa ke trima di adsense google!!!

Semangat !!!

ini beberapa syarat agar diterima Google Adsense:

1.Harus Punya Akun Gmail
Google Adsense hanya menerima alamat email gmail, tidak yahoo dan yang lainnya(hanya gmail). Artinya sebelum teman-teman mendaftar Adsense, teman harus membuat gmail dulu.

2.Tampilan Blog Harus Menarik
Mari kita sama-sama mempercantik blog. Tapi jangan terlalu memberatkan loading page blog sobat ya. Buanglah widget-widget yang tidak perlu dan hnya memberatkan loading page. Buatlah tampilan blog se-modern mungkin. Ganti juga template bawaan Blogger dengan template download.

3.Traffic Harus Tinggi
Berjuanglah untuk meningkatkan Trafic blog sobat dengan cara blogwalking dan tentunya dengan artikel-artikel menarik karya sendiri. Pasang juga widget yang menunjukkan treffic blog anda misalnya Flagcounter, Histats, dan Alexa.

4.Postingan Bukan Copy Paste
Ini adalah yang terpenting menurut saya sob. Kita harus menulis postingan sendiri dan tidak mencuri postingan orang lain. Ini juga lah kunci sukses Blog-blog besar seperti Terselubung yang selalu mengupdate blognya dengan postingan-postingan bermutu dan karya sendiri.

5.Kalau bisa postingan berbahasa Inggris
Saya juga menganjurkan syarat ini, tapi kalau tidak juga tidak apa-apa karena sekarang Google Adsense sudah mensupport Bahasa Indonesia.

6.Teruslah Menulis Posting Tentang Google Adsense
Jika kita menulis tentang adsense. maka adsnse menganggap bahwa kita mengiklankan mereka, maka akan semakin cepat pula kita diterima oleh mereka.

Semoga kita cepet ditrima dan terus brusaha, prinsip saya, yang lain ja bias kenapa saya tidak ????

Cara menggunakan Namebench 1.3.1

4:57:00 AM 4 Comments
Cara menggunakan Namebench - Tadi saya sudah kasih tahu tempat download Namebench, yang gunanya untuk mencari DNS yang sangat terbaik di lokasi anda, dan menjadi rekomendasi untuk anda. Kalau anda belum download aplikasi ini silahkan free download namebench1.3.1
Ritual download sudahkan? sekarang marilah kita untuk instal dan cara menggunakan software ini.




  • Instal Namebench di komputer anda, kalau 
  • saya menggunakan Windows. jadinya saya download yang format .exe
  • Apabila muncul security warning dari Windows, Run saja terus klik Extract kemudian Start Bencmark.
  • Tunggu hasilnya kurang lebih 15menit, kalau sabar pasti di sayang Tuhan, hehe...
  • Apabila sudah selesai anda sudah berhasil mendapatkan DNS yang bagus di lokasi anda
  • Gantilah DNS anda, dengan yang anda dapatkan dari Namebench
  • Setelah itu silahkan restart komputer anda.
Selemat mencoba dan semoga sukses......

Nomor kartu kredit

5:10:00 AM 1 Comment
Credit card numbers that conform to the Luhn formula (MOD 10 check). Nomor kartu kredit yang sesuai dengan formula Luhn (MOD 10 cek). Usefull for testing e-commerce sites (because they should get past any pre-validation you do, and be declined at the card processor or bank stage). Berguna untuk menguji situs e-commerce (karena mereka harus melewati setiap validasi pra-Anda lakukan, dan akan menurun pada prosesor kartu atau tahap bank).



In testing situations any expiry date within the next 3 years should work Dalam situasi apapun pengujian tanggal kadaluwarsa dalam 3 tahun ke depan harus bekerja

Feedback forces me to clarify this: These are NOT valid credit card numbers. Umpan balik memaksa saya untuk menjelaskan ini: Ini adalah TIDAK nomor kartu kredit yang valid. You can't buy anything with these. Anda tidak dapat membeli apa saja dengan ini. They are random numbers that happen to conform to the MOD 10 algorithm . Mereka adalah nomor acak yang terjadi agar sesuai dengan algoritma 10 MOD . They are a technical resource for programmers – that's all. Mereka adalah sumber daya teknis untuk programmer - itu saja.

Information about CVV2 / CVC / etc numbers can be found here: CVV numbers . Informasi tentang CVV2 / CVC / angka dll dapat ditemukan di sini: nomor CVV . As you can see these would be very hard to calculate without the bank's keys. Seperti yang Anda lihat ini akan sangat sulit untuk menghitung tanpa kunci bank.

A very good article about the credit card number format can be found here: Anatomy of Credit Card Numbers Sebuah artikel yang sangat baik tentang format nomor kartu kredit dapat ditemukan di sini: Anatomi Nomor Kartu Kredit


Mastercard


5542525707534871 5542525707534871

5170138268609402 5170138268609402

5524671657005710 5524671657005710

5563424474264009 5563424474264009

5474944901149513 5474944901149513

5250305157898965 5250305157898965

5301955956006522 5301955956006522

5408823512408776 5408823512408776

5547808974190923 5547808974190923

5170406530628413 5170406530628413


VISA 16 digit VISA 16 digit


4659840772486440 4659840772486440

4929331961839528 4929331961839528

4929257972747261 4929257972747261

4716599985137874 4716599985137874

4556250078441194 4556250078441194

4485222117345211 4485222117345211

4716803903655391 4716803903655391

4532729064387627 4532729064387627

4556713517511273 4556713517511273

4929877168811785 4929877168811785


VISA 13 digit VISA 13 digit


4556497522703 4556497522703

4532685345215 4532685345215

4716710117745 4716710117745

4539448368053 4539448368053

4024007131952 4024007131952


American Express American Express


349856058136537 349856058136537

340137942382358 340137942382358

346631120691188 346631120691188

344488489869281 344488489869281

341156422844041 341156422844041


Discover Menemukan


6011052887375769 6011052887375769

6011623906012664 6011623906012664

6011959363469652 6011959363469652


Diners Club Diners Club


38132372442662 38132372442662

30298135571440 30298135571440

38109447691952 38109447691952


enRoute Dalam perjalanannya


214990881136943 214990881136943

201431417378373 201431417378373

201475966924822 201475966924822


JCB 15 digit JCB 15 digit


180006843794115 180006843794115

180082065793291 180082065793291

210098246592661 210098246592661


JCB 16 digit JCB 16 digit


3088098940032850 3088098940032850

3112053344227796 3112053344227796

3112833922872901 3112833922872901


Voyager Voyager



869985736790132 869985736790132

869936115477213 869936115477213

869913301591081 869913301591081

PULAU JAWA DIAMBANG KEHANCURAN

5:13:00 AM Add Comment

Indonesia berada diambang kehancuran. Jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga tahun 2002 mencapai 38,4 juta orang. Hutan Indonesia rusak seluas 3,8 juta hektar setiap tahunnya di tahun 1998 hingga 2000, dan semakin meningkat di tahun berikutnya. Pulau Jawa sejak tahun 1995 telah mengalami defisit air sebanyak 32,3 miliar meter kubik setiap tahunnya. Sejak tahun 1998 hingga 2003, telah lebih dari 650 kejadian bencana di Indonesia yang menewaskan lebih dari 2.500 jiwa dan kerugian materil lebih dari 300 miliar rupiah, dimana 85% diantaranya adalah bencana banjir dan longsor akibat kerusakan lingkungan hidup.
Kepulauan Indonesia mengalami perubahan kondisi lingkungan hidup dan ekosistem yang sangat cepat dan masif. Pola pembangunan ekonomi yang bertumpu pada pengurasan sumberdaya alam dan mengabaikan faktor kelestarian ekosistem mengakibatkan perubahan bentang alam dalam skala yang tak kalah masifnya. Setiap tahunnya, Indonesia kehilangan 3,8 juta hektar hutan alam akibat penebangan yang merusak, yang dilakukan baik secara legal maupun illegal. Kerusakan lingkungan hidup dan ekosistem mengakibatkan peningkatan kerentanan wilayah-wilayah yang secara natural -dikarenakan kondisi geografis Indonesia seperti tersebut di atas- memang memiliki potensi untuk mengalami bencana. Sejak tahun 1998 hingga pertengahan 2003, tercatat telah terjadi 647 kejadian bencana di Indonesia, dimana 85% dari bencana tersebut merupakan bencana banjir dan longsor.
Sementara itu, 35% Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersedot untuk pembayaran cicilan utang luar negeri yang sudah mencapai US$ 75,18 miliar. Dan lebih dari 30% utang tersebut dikorupsi oleh rezim yang berkuasa di Indonesia sejak jaman Soeharto.
Dan semakin tahun, di Indonesia semakin banyak terjadi pelanggaran terhadap hak asasi manusia [HAM] rakyat yang dilakukan oleh perusahaan, aparat pemerintah maupun aparat keamanan di Indonesia. Pada tahun 2003, terdapat lebih dari 500 kasus pelanggaran HAM yang terjadi pada 23 propinsi di Indonesia. Dan semasa rezim orde baru, Konsorsium Pembaharuan Agraria mencatat telah terjadi 1.679 kasus sengketa dan konflik agraria yang bersifat struktural dan mengakibatkan 227.316 keluarga menjadi korban. Sedangkan Raca Institute mencatat telah terjadi 175 konflik antara rakyat dengan perusahaan perkebunan besar di 9 propinsi di Sumatera dan Jawa dengan korban lebih dari 771.894 orang.
Pulau Jawa yang luasnya 13.404.500 hektar tengah menantikan kematiannya. Kondisi lingkungan dan hutan di Jawa tinggal 4% dari luas pulau Jawa sudah sangat jauh di bawah tingkat 30% yang dikatakan sebagai titik keamanan minimum yang harus dipertahankan untuk melestarikan sumber-sumber air dan mencegah erosi. Kerusakan lingkungan di Jawa dilihat dari tutupan vegetasinya hampir semua puncak-puncak gunung sudah tidak bervegetasi lagi, hanya pada puncak-puncak gunung tertentu yang memperlihatkan kondisi tutupan vegetasinya masih cukup baik. Sebagian besar hutan ditebangi untuk kebun kayu dan pertanian, bahkan dilereng-lereng terjal tutupannya sudah berubah menjadi bangunan beton.
Sementara berdasarkan Badan Planologi Departemen Kehutanan, lahan kritis di Jawa saat ini diperkirakan sudah mencapai 2.481.208 hektar dan penutupan lahan oleh pohon tinggal 4 %. Pada abad ke-16 sampai pertengahan abad ke-18, hutan alam di Jawa diperkirakan masih sekitar 9 juta hektar. Sedangkan pada akhir tahun 1980-an, tutupan hutan alam di Jawa hanya tinggal 0,97 juta hektar atau 7 persen dari luas total Pulau Jawa.
Kawasan hutan negara di Jawa dan Madura sekitar 2,9 juta ha yang hampir secara keseluruhan dikuasai oleh Perhutani seluas 2.556.145 hektar, kecuali kawasan hutan Suaka Alam, Taman Nasional, dan Hutan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Pulau Jawa dengan penduduk berjumlah 127.217.819 jiwa terdapat tidak kurang dari 6.324 desa dalam 936 kecamatan di 84 kabupaten berada di dalam maupun sekitar hutan, yang selama ini masih dipinggirkan dalam pengelolaan hutan.
Munculnya berbagai kasus lingkungan yang bersumber dari kerusakan kawasan hutan di Jawa, akan langsung tertuju pada Perhutani yang memonopoli penguasaan dan pengelolaan sebagian besar hutan di Jawa. Dalam mengelola hutan di Jawa selama ini, Perhutani telah gagal, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun sosial. Pengelolaan hutan di Jawa yang dikuasai Perhutani, ternyata tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dari segi pengelolaan hutan, Perhutani sudah dianggap gagal, dampaknya terlihat pada ketersediaan air tanah yang sangat menurun di dataran rendah dan daerah lereng yang rentan terhadap longsor. Perhutani juga melanggar ketentuan ekologis, dengan mengubah hutan alam menjadi hutan monokultur, dalam hal ini hutan pinus -untuk kemudian ditebang- di daerah lereng terjal.
Selama ini pengelolaan yang dilakukan Perhutani berorientasi pada kayu. Adapun ekosistem lingkungan dan sosial tidak pernah diperhitungkan. Padahal, nilai kayu hanya mencapai 7 persen dari nilai total ekosistem hutan. Mengabaikan nilai ekosistem yang besar dari sebuah kawasan hutan itulah yang mengakibatkan terjadinya krisis ekologi dan sosial.
Pengelolaan hutan Jawa, yang dilakukan perusahaan milik pemerintah ini juga sarat masalah KKN [kolusi, korupsi, nepotisme], sosial, dan pelanggaran HAM [perampasan tanah, kasus penindasan, intimidasi], serta secara institusi punya kewenangan yang tidak terbatas.
Masalah-masalah lingkungan hidup, seperti gejala banjir yang diikuti oleh kegagalan panen akibat kekeringan, kadar endapan erosi di sungai-sungai terus meningkat dengan laju yang menakutkan, serta pengaruhnya pada mutu air yang sangat buruk.
Sejarah banjir di Jawa dari dahulu sampai sekarang penyebabnya sama, yaitu terjadi penyumbatan oleh kotoran jaringan saluran air dan penggundulan hutan di daerah hulu. Penggundulan hutan bukan saja telah membinasakan hutan sebagai daerah resapan air, tetapi juga membawa lumpur Jawa dan limbah pabrik yang sangat beracun yang menumpuk disepanjang jaringan saluran, terutama di kota-kota besar di Jawa. Banyaknya industri dan pabrik terbangun yang mengambil lokasi di sekitar aliran sungai serta membuang langsung limbahnya ke sungai mengakibatkan lingkungan di sepanjang pantai utara, yaitu mulai dari Merak hingga Banyuwangi, kondisinya sudah tercemar. Nelayan diperairan laut Jawa semakin sulit dan kondisi lingkungan laut semakin kotor, serta terjadi pengendapan lumpur di sungai-sungai dan waduk. Hal ini tidak mengherankan karena kondisi DAS utama di Jawa sudah sangat kritis, dibagian hulu yang semula merupakan tanah-tanah subur sudah hanyut terbawa oleh aliran sungai.
Beberapa DAS di Jawa yang sudah kritis dan yang selalu menimbulkan banjir periodik, baik yang bermuara ke pantai utara maupun pantai selatan, diantaranya (Jawa Barat): DAS Ciliwung, Citarum, Cimanuk, Citanduy, Cipunegara dan Ciujung. (Jawa Tengah): DAS Garang, Bodri, Bengawan Solo dan Serayu. (Jogyakarta): DAS Bribin. (Jawa Timur): DAS Grindulu, Pasiraman, Rejoso, Brantas, Sampean dan Saroka. Banjir di Pulau Jawa mayoritas terjadi di lokasi-lokasi yang sangat rawan karena kondisi lingkungan Hidup yang sudah sangat parah, misalnya banjir di Jakarta terjadi di sepanjang Daerah Aliran Sungai Ciliwung dan lokai-lokasi timbunan rawa seperti Tambora, Cempaka Putih dan lainnya.
Kondisi Jakarta tidak jauh berbeda dengan berbagai daerah lainnya di Pulau Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain di daerah aliran sungai dan rawa-rawa banjir juga disebabkan karena hutan di daerah hulu yang sudah gundul. Meski demikian dari tahun ke tahun banjir ini selalu menimbulkan korban, karena tidak adanya kepedulian pemerintah akan kondisi yang sangat rentan tersebut. Padahal kondisi tersebut sangat mungkin untuk diantisipasi.
Habis banjir terbitlah kekeringan mungkin adalah pepatah yang tepat untuk menggambarkan kondisi Indonesia. Musim kemarau ini hampir seluruh Pulau Jawa dilanda kekeringan. Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta adalah daerah terparah yang menderita kekeringan di tahun 2003. Bencana kekeringan ini hampir setiap tahun terjadi, namun tahun ini adalah kekeringan terpanjang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Bencana kekeringan adalah bencana yang sangat ditakutkan petani, seperti juga bencana banjir. Hal ini terjadi karena penerima dampak terbesar, yaitu masyarakat, tidak bisa mengontrol dan mengendalikan dampak kekeringan yang terjadi. Dampak yang paling terasa adalah pada rawan pangan, akibat banyaknya sawah yang puso dan gagal panen; dan juga krisis kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Hal ini berakibat langsung pada rasa keamanan manusia (human security) dan kedaulatan pangan rakyat.
Dampak yang terjadi bukan hanya rawan pangan karena tidak adanya panen, namun krisis air bersih kemudian juga melanda berbagai wilayah. Banyaknya Daerah Aliran Sungai yang kering menyebabkan sektor pertanian dan air bersih untuk minum sulit didapatkan. Sumber air mati, bahkan PDAM yang mengharuskan rakyat untuk bayar-pun tak kuasa melawan bencana ini. Banyak PDAM yang mulai kehabisan air. Hal ini terjadi di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa timur.
Kompleksitas permasalahan ekologi yang terjadi di pulau Jawa telah mengantarkan pulau Jawa kepada ruang kematian bagi makhluk yang hidup di atasnya. Dan bukan tidak mungkin pulau Jawa akan tenggelam dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.


counter

free counters